Fatimah Azzahra

Project Leader & Content Integrator

Ibu dari Tsabita Fathiyatuz Zakiya (4.5y). Meninggalkan NIP dan CPNS Dosennya untuk fokus menjadi pendidik rumah.


Saat ini aktivitasnya adalah sebagai home educator fasilitator homeschooling anaknya, menyelami passionnya di bidang parenting, literasi dan pendidikan untuk belajar berkembang bersama Komunitas Ibu Profesional regional Depok dan masih menempuh kelas jenjang terakhir di Institut Ibu Profesional, kelas Bunda Salihah batch 1. Fatimah juga mulai belajar public speaking & broadcasting di Kampung Bakat Ibu Profesional, menjadi Koordinator Rumah Belajar Menulis di Komunitas IP Depok serta tergabung di Divisi Pendidikan IMLA Institute, sebuah lembaga yang bergerak di kajian Islam dan Turki.


Ibu ASIK bermula dari keresahan dirinya pada kondisi bahwa banyak ibu yang merasa tidak percaya diri menjalankan perannya sebagai seorang perempuan, ibu dan istri padahal ibu adalah pendidik rumah pembangun peradaban. Stigma dan gender gap masih nyata di masyarakat modern sekarang ini, dunia digital membuat perubahan sosial yang mempengaruhi cara berpikir dan belajar seorang perempuan tentang konsep dirinya. Bersama Tim ASIK Fatimah berusaha menyelesaikan masalahnya dan melebarkan mimpi dapat menjadikan Ibu ASIK sebagai wadah edukasi, akselerasi ibu untuk aktualisasi diri belajar dan berkarya dengan bahagia. Mimpinya adalah tercipta 1000 ibu bahagia yang merdeka berkarya dari rumah untuk dunia, mendidik generasi tanpa melupakan kesejatian dirinya sebagai pribadi secara utuh.


Fatimah bisa dihubungi melalui kontak media sosialnya :

@ummanyatsabita



ayu megawati

Program Manager

Ibu dari dua jagoan, Ibnu Khaldun 6y dan Banu Al ayyubi 2y.

Selaras dengan pendidikan bahasa dan sastra indonesia yang menjadi latar belakang pendidikannya, Ayu dengan bahagia menyelami minatnya yang berfokus pada pendidikan anak usia dini dan membaca nyaring.

Ayu memantapkan diri untuk kembali ke ranah domestik sejak agustus 2021. Hatinya terpanggil untuk berkarya dari rumah sambil membersamai tumbuh kembang kedua jagoannya. Istri dari Muhammad Ayub ini senang dengan dunia anak dan juga bisnis.

Kepulangannya ke ranah domestik tak lepas dari terpaan post power syndrom, maka bergabung menjadi tim asik adalah penawar untuk tetap bertumbuh, berkarya, dan bermanfaat. Karena ASIK adalah laboratorium belajar bagi para ibu, sehingga ibu berdaya, ibu berkarya, dari rumah untuk dunia. Maka jadi ibu, diasikin aja.


Ayu bisa dihubungi melalui kontak media sosialnya :

@ayu_kameela


SURYANTI

Program Developer

Ibu dari 2 anak, Miladya Athyatul Rahmah (6, 5th) dan Sa'dullah Royyani (2 th 10bln). Istri dari Hary Ernanto.


Pendidikan dari Kebidanan, fokus dengan Passion seorang ibu, istri dan wanita.


Hijrah dari Jawa Tengah ke Kalimantan mendampingi kakanda yang diciptakan Allah sebagai pendamping hidup didunia dan akhirat. Aamiin...


Ibu merupakan madrasah pertama, bangunan yg kokoh dibangun dari pondasi yang kokoh.

Dimana pondasi kokoh tersebut berasal dari material yang berkualitas dan ditata dengan apik. Begitu hal nya anak dan keluarga. Anak yang SOLEH dan solehah kuat imannya, merupakan anak yang dibangun dari pondasi aqidah dan pendidikan yang kuat dan penuh cinta karena Allah. Bagaimana membekali anak menjadi pribadi yg jujur, pintar, cerdas dan percaya diri dengan berpegang teguh dengan keimanan yang kuat. Anak dapat mandiri, dgn role model orang tuanya yang berdiri tegak dengan cinta. Kasih sayang yang selalu mengalir seluas samudra tak bertepi, ilmu yang harus selalu diupgrade dan pribadi yang selalu haus akan belajar serta membangun peradapan yang terbaik di dunia dan akhirat.


Suryanti bisa dihubungi melalui kontak media sosialnya :

@milagriyaanak_sehat



riris novi susanti

Integratif Media Specialist

Ibu dari Ahsan Manggala Arsyanendra(5th 8bulan) dan Almahyra Sakhi Padmarani (4th)

Saat ini fokus dengan urusan domestik di rumah, menepi dulu dari dunia riset, teknologi informasi, telekomunikasi, coding dan teknik elektro yang merupakan latar belakang pendidikannya. Aktivitasnya adalah menjadi teman belajar anak-anaknya, teman ngobrol suaminya, menikmati hobinya dalam menulis, berkebun, sedang terbuai dengan canva dan web design.

Riris tergabung di tim kreatif Rumah Belajar Menulis IP Depok dan Rumah Literasi Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia, organisasi sosial yang bergerak untuk mewujudkan keluarga dan generasi yang cerdas dan sehat. Baginya, bergabung dengan ASIK adalah jalan untuk meningkatkan kualitas diri, menjadi lebih percaya diri dan berani berkarya bermanfaat untuk sesama.

Riris bisa dihubungi melalui kontak media sosialnya:

@ririsnovie



naisa maulidia

Program Developer

Naisa Maulidia, menyandang predikat sebagai orangtua pada Februari 2015 sejak kelahiran anak pertama, Ayasha Maulidiasyah. Saat ini menjalani aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga, Founder Ta'lim Anak At-Tasniim & menjadi Program Developer di Tim ASIK.

Naisa juga seorang pegiat literasi anak dan pengelola rumah baca. Mengajar, menyanyi & bermain dengan anak anak adalah hobinya. Semenjak bergabung dengan ASIK, Naisa mulai percaya diri dengan keahlian baru yang sedang ditekuni yaitu Voice Over. Naisa dipercaya penuh oleh ASIK untuk berkarya sebagai media voice over. Bergabung dengan ASIK memberinya energi baru. Bergandengan tangan dengan tim ASIK yang lain serta berkolaborasi mewadahi para ibu di dunia untuk bahagia, bertumbuh dan berkarya.

Naisa bisa dihubungi melalui kontak media sosialnya:

@ayasha_edutoys1